Daftar Lawan yang Pernah Dikalahkan Islam Makhachev, Dari Charles Oliveira hingga Alexander Volkanovski

Nama Islam Makhachev semakin dikenal sebagai salah satu petarung terbaik dalam sejarah Ultimate Fighting Championship (UFC). Berasal dari Dagestan, Rusia, Makhachev dikenal memiliki kemampuan gulat (wrestling), sambo, dan submission yang sangat dominan. Berkat konsistensinya, ia berhasil mengalahkan banyak petarung elite dunia dan meraih gelar juara UFC.

Berikut beberapa lawan tangguh yang pernah dikalahkan Islam Makhachev sepanjang kariernya di UFC.

1. Charles Oliveira

Salah satu kemenangan terbesar Makhachev terjadi saat menghadapi mantan juara kelas ringan UFC, Charles Oliveira, pada UFC 280 tahun 2022. Dalam pertarungan tersebut, Makhachev tampil sangat dominan dan memenangkan laga melalui submission (arm-triangle choke) pada ronde kedua. Kemenangan ini mengantarkannya menjadi Juara Dunia UFC kelas ringan.

2. Alexander Volkanovski

Islam Makhachev dua kali menghadapi juara kelas bulu UFC, Alexander Volkanovski.

Pertemuan pertama berlangsung sengit selama lima ronde, tetapi Makhachev berhasil menang melalui keputusan mutlak (unanimous decision). Pada pertemuan kedua di UFC 294, ia tampil lebih impresif dengan meraih kemenangan KO pada ronde pertama melalui tendangan ke kepala yang diikuti pukulan. Dua kemenangan tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu petarung pound-for-pound terbaik di dunia.

3. Dustin Poirier

Pada UFC 302, Islam Makhachev mempertahankan gelarnya dengan mengalahkan mantan juara interim, Dustin Poirier. Pertarungan berlangsung ketat hingga ronde kelima sebelum Makhachev mengunci kemenangan melalui teknik D’Arce Choke. Kemenangan ini menunjukkan bahwa dirinya mampu tetap tenang dan efektif menghadapi lawan yang memiliki kemampuan striking kelas dunia.

4. Bobby Green

Ketika menghadapi Bobby Green pada tahun 2022, Makhachev hanya membutuhkan satu ronde untuk menghentikan perlawanan lawannya melalui TKO. Penampilan dominan tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai penantang utama gelar juara kelas ringan.

5. Dan Hooker

Petarung asal Selandia Baru, Dan Hooker, juga pernah menjadi korban kehebatan Makhachev. Dalam duel di UFC 267, Hooker menyerah setelah terkena teknik kimura pada ronde pertama. Kemenangan cepat ini menjadi salah satu penampilan terbaik Makhachev sebelum merebut sabuk juara.

6. Arman Tsarukyan

Pada tahun 2019, Islam Makhachev menghadapi Arman Tsarukyan dalam laga yang mempertemukan dua petarung muda berbakat. Meskipun berlangsung ketat, Makhachev berhasil memenangkan pertandingan melalui keputusan mutlak. Seiring berjalannya waktu, kemenangan tersebut semakin bernilai karena Tsarukyan berkembang menjadi salah satu petarung papan atas divisi ringan UFC.

7. Thiago Moises, Drew Dober, dan Davi Ramos

Selain mengalahkan nama-nama besar, Makhachev juga mencatat kemenangan penting atas Thiago Moises, Drew Dober, dan Davi Ramos. Ketiga kemenangan tersebut menjadi bagian dari rentetan kemenangan beruntun yang mengantarkannya menuju perebutan gelar juara UFC.

Rekor yang Mengesankan

Sejak debut di UFC pada tahun 2015, Islam Makhachev terus menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Ia dikenal memiliki kombinasi kemampuan gulat, kontrol di atas matras, pertahanan takedown, serta teknik submission yang sangat efektif. Rekor kemenangannya di UFC menjadikannya salah satu petarung paling sukses di era modern dengan 16 kali kemenangan beruntun.

Penutup

Daftar lawan yang berhasil dikalahkan Islam Makhachev menunjukkan bahwa ia bukan sekadar juara, melainkan petarung yang mampu mengalahkan para atlet terbaik di divisinya. Kemenangan atas nama-nama besar seperti Charles Oliveira, Alexander Volkanovski, Dustin Poirier, Dan Hooker, hingga Bobby Green menjadi bukti kualitasnya di dalam oktagon.

Dengan usia yang masih produktif dan kemampuan bertarung yang terus berkembang, Islam Makhachev diperkirakan masih akan menambah daftar kemenangan atas petarung-petarung elite dunia di kelas welter. Tak heran jika banyak pengamat MMA menempatkannya sebagai salah satu petarung terbaik dalam sejarah UFC.

Tinggalkan komentar