Mengenal Hai’ah Ulama Filistin: Organisasi Ulama Palestina yang Berdiri Sejak 2009

Nama Hai’ah Ulama Filistin (هيئة علماء فلسطين) mulai banyak diperbincangkan setelah organisasi ini mengeluarkan pernyataan resmi terkait penangkapan dan deportasi Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad dari Indonesia. Dalam pernyataannya, organisasi tersebut menegaskan bahwa Abdul Karim merupakan salah satu anggotanya.

Namun, sebenarnya apa itu Hai’ah Ulama Filistin?

Berdiri untuk Menghimpun Ulama Palestina di Diaspora

Berdasarkan keterangan di situs resminya, Hai’ah Ulama Filistin didirikan sebagai wadah yang menghimpun para ulama Palestina yang tinggal di luar tanah air (diaspora). Gagasan ini lahir karena kondisi pendudukan menyebabkan ulama Palestina di dalam dan luar negeri sulit berkumpul dalam satu organisasi.

Konferensi pendirian organisasi ini diselenggarakan di Beirut, Lebanon, pada 20–21 Februari 2009 (25–26 Safar 1430 H), dengan dihadiri para ulama Palestina dari berbagai negara serta sejumlah organisasi ulama dari dunia Islam.

Visi dan Misi

Hai’ah Ulama Filistin memiliki visi untuk menghimpun para ulama syariah keturunan Palestina, baik laki-laki maupun perempuan, di bawah satu payung organisasi demi melayani perjuangan rakyat Palestina.

Adapun misinya adalah menggerakkan potensi para ulama untuk mendukung perjuangan Palestina melalui pendekatan ilmiah, dakwah, pendidikan, fatwa, serta pembinaan umat.

Tujuan Organisasi

Dalam dokumen resminya, organisasi ini menetapkan sejumlah tujuan penting, di antaranya:

  • Menegaskan bahwa Palestina merupakan tanah Arab dan Islam serta menjadi kepentingan seluruh umat Islam.
  • Menyebarluaskan kajian syariah mengenai persoalan Palestina dan Al-Quds.
  • Menguatkan peran ulama dunia dalam mendukung perjuangan Palestina.
  • Membangun dukungan masyarakat internasional terhadap hak-hak rakyat Palestina.
  • Memperkuat persatuan rakyat Palestina, baik yang berada di dalam maupun di luar negeri.
  • Mendukung perlindungan Kota Al-Quds beserta seluruh tempat sucinya.
  • Membina kader-kader ulama Palestina serta membantu kebutuhan moral dan kemanusiaan masyarakat Palestina.

Berkedudukan di Istanbul

Saat ini kantor pusat Hai’ah Ulama Filistin berada di Istanbul, Turki, dan terdaftar secara resmi sebagai organisasi di negara tersebut sejak 29 Mei 2013. Organisasi ini juga memiliki jaringan komunikasi dalam berbagai bahasa, termasuk Arab, Inggris, dan Turki, serta mengelola situs resmi, Facebook, Telegram, YouTube, Instagram, dan X untuk menyebarkan pernyataan, fatwa, kajian, serta aktivitas organisasi.

Aktivitas

Selain menerbitkan fatwa dan kajian keislaman, Hai’ah Ulama Filistin secara rutin mengeluarkan pernyataan resmi mengenai perkembangan di Palestina, menyelenggarakan seminar ilmiah, program pendidikan, hingga kegiatan Global Jerusalem Week (Pekan Al-Quds Sedunia). Seluruh arsip kegiatan tersebut dapat ditemukan melalui situs resmi organisasi.

Sorotan pada Kasus Abdul Karim

Nama organisasi ini kembali menjadi perhatian publik setelah pada 20 Juli 2026 menerbitkan pernyataan resmi mengenai penangkapan dan deportasi Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad. Dalam dokumen tersebut tertulis secara eksplisit:

“إن الشيخ عبد الكريم رائد مقداد عضو في هيئة علماء فلسطين”

yang berarti:

“Sesungguhnya Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad adalah anggota Hai’ah Ulama Filistin.”

Selain menegaskan status keanggotaannya, organisasi tersebut juga meminta penjelasan kepada pemerintah Indonesia mengenai dasar hukum penangkapan dan deportasi, serta menyerukan agar Sheikh Abdul Karim tidak diekstradisi ke Israel.

Memahami Peran Hai’ah Ulama Filistin

Sebagai organisasi ulama Palestina yang telah berdiri lebih dari satu dekade, Hai’ah Ulama Filistin memposisikan diri sebagai lembaga yang menggabungkan peran keilmuan, dakwah, dan advokasi terhadap isu-isu yang berkaitan dengan Palestina. Berbagai fatwa, kajian, dan pernyataan resmi yang mereka terbitkan menjadi salah satu rujukan untuk memahami sikap organisasi terhadap perkembangan politik, kemanusiaan, maupun keagamaan yang menyangkut Palestina.

Dengan memahami profil organisasi ini, pembaca dapat memperoleh konteks yang lebih utuh ketika mengikuti berbagai isu yang melibatkan tokoh-tokoh atau lembaga yang memiliki hubungan dengan Hai’ah Ulama Filistin.

Tinggalkan komentar